Pages

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

Yang Terindah dalam Persahabatan/Persaudaraan



1. Saling menasihati

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka [adalah] menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh [mengerjakan] yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka ta’at kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.(At-Taubah: 71)

2. Saling membantu, memberi makan, meminjamkan kendaraan

Dari Abu Said Al Khudri t berkata: “Ketika kami bersama Rasulullah r dalam sebuah perjalanan lalu datang seorang lelaki menunggangi untanya,dia menoleh ke kanan dan ke kiri (mencari sesuatu yang bisa mengganjal perutnya) maka Rasulullah r bersabda : “Barangsiapa yang mempunyai kelebihan tunggangan maka sedekahkanlah kepada orang yang tidak mempunyai tunggangan, dan barangsiapa yang mempunyai kelebihan perbekalan (makanan) maka sedekahkanlah kepada orang yang tidak mempunyai perbekalan”. (HR. Muslim)

3. Memberitahukan bahwa dia mencintainya

Suatu ketika seorang sahabat berada di sisi Nabi lewatlah seorang di hadapannya. Ketika melihatnya ia berkata, “Wahai Rasulullah sesungguhnya aku mencintainya.” Nabi SAW bertanya kepadanya, “Apakah engkau telah memberitahukannya?” “Belum.” Jawabnya. Beliau bersabda, “Beritahukanlah.” Orang tersebut menyusulnya dan berkata, “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.” Orang tersebut membalas dengan ungkapan, “Semoga Allah yang menjadikanmu mencintaiku juga mencintaimu sebagaimana engkau mencintaiku.” (HR. Abu Dawud, shahih)

“Jika seseorang mencintai saudaranya maka hendaknya ia mengungkapkan kepadanya bahwa ia mencintainya.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud dan Bukhari dalam Adabul Mufrad)

4. Menebar senyum

Jangan engkau memandang kecil perbuatan yang baik, walaupun sekadar bermuka manis apabila bertemu dengan sahabat” Riwayat Muslim)

5. Saling memberi hadiah

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. al-Bukhari, al-Adab al-Mufrid)

6. Memenuhi undangan

Beliau juga bersabda,

“Penuhilah undangan orang yang mengundang, janganlah menolak hadiah…” (HR.Ahmad dan al-Bukhari di dalam al-Adab al-Mufrid)

Mutiara ulama

Qatadah berkata: “Demi Allah, aku belum pernah melihat seseorang berteman dengan seseorang melainkan ia akan menyerupainya. Maka bertemanlah dengan hamba-hamba Allah yang shalih, agar kamu di golongkan dengan mereka atau menjadi seperti mereka“. Bertemanlah dengan “penjual parfum”.

Jumat, 28 Desember 2012

Hal yang terindah dari wanita



bukan saat ketika ia tersenyum karenabahagia,
tetapi saat butiran air matanya
terjatuh dalam doa.

bukan karena kata-katanya yang indah,tetapi pada saat ia diam dalam dzikir.

bukan karena kecantikanya yang
mempesona, tetapi karena sujud dan rukunya yang tak terhenti.

bukan karena keelokan tubuh yang ia pamerkan,
melainkan karena keteguhanya dalam menjaga auratnya.

maka ia adalah permata yang dirindu dan embun yang di nanti, bahkan bidadaripun
cemburu padanya.

Rabu, 19 Desember 2012

BENANG KUSUT-JANGAN DIGUNTING




Benang biasanya dipakai untuk menjahit. Bila digulung, atau ditarik lurus, atau direntangkan dengan baik, sepanjang apapun benang itu tidak akan kusut. Begitu juga kehidupan kita ini, ibarat benang panjang, kita terus berjalan, berlari, saling silang, dan terus menerus berjalan. Dan ada kalanya dalam perjalanan itu benang-benang kita kusut dengan benang yang lainnya. Jika hanya saling silang, mungkin masih gampang untuk memperbaikinya kembali, tetapi jika sudah saling kusut, kita mulau bingung, gak sabaran untuk memperbaikinya. Nah, kebanyakan orang karena tidak sabaran, dari pada buang-buang waktu, apalagi sudah bingung dan stress, mereka memilih jalan pintas dengan mengguntingnya dan meninggalkan bekas gumpalan yang kusut itu.

Demikian juga dalam kehidupan, kita juga sering mengalami kekusutan hidup, stress ditinggalin pacar, pekerjaan yang tidak menentu, situasi hidup yang semakin sulit dan frustrasi karena beban hidup yang berat. Dalam situasi itu, kita sering mencari jalan pintas dengan menggunting benang kusut itu, lari ke hiburan-hiburan yang menyenangkan sesaat, memakai obat penenang, aborsi, narkoba atau sampai pada pikiran untuk membunuh diri. Kita lebih memilih berjalan meninggalkan bekas gumpalan benang kusut yang menyusahkan itu dan menjadi pikiran seumur hidup kita mengenang guntingan yang kita lakukan tersebut .

Dan sebenarnya kita mampu memperbaiki benang kusut itu, asalkan kita luangkan waktu sejenak, menenangkan pikiran dan atau kita bisa meminta orang lain untuk bersama ikut membantu memperbaiki benang kusut dan merapihkan dengan sabar kekusutan kehidupan kita itu. Dan akan sangat menyenangkan dan alangkah leganya hati kita jika berhasil, bukan? Demikian pula hidup kita akan lebih berharga dari pelarian kita atas masalah tersebut, dan membuat suatu motivasi positif ke depannya dalam menjalani hidup ini ...

Untuk itu saudara/iku,, jangan gampang menyerah dalam menjalani kehidupan ini, seperih apapun, sepusing apapun, semuanya pasti dapat dirapihkan dan diselesaikan dengan baik.... sama seperti benang kusut, walaupun kusut, mereka tidak terputus, dan masih dapat di rapihkan kembali, ... Kekusutan dalam hidup ini, terjadi dari perbuatan-perbuatan kita sendiri, dan tentunya kita sendirilah yang harus berusaha untuk menyelesaikannya... :) SEMANGAT KAWAN !

Semoga Bermanfaat .. :)

Renungan




[[Renungkan, Resapi, Pahami dan Sadari]]

Aku mempunyai pasangan hidup...
Saat senang aku cari Pasanganku..
Saat sedih aku cari ibu..
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku..
Saat gagal aku ceritakan pada ibu..
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku..
Saat sedih aku peluk erat ibuku..
Saat liburan aku bawa pasanganku..
Saat aku sibuk, anak dianter ke rumah ibu..
Saat Mennyambut ulang tahun, Selalu memberi hadiah pada pasangan..
Saat sambut hari ibu aku cuma dapat mengucapkan "Selamat Hari Ibu"..
.
Selalu aku ingat pasanganku..
Selalu ibu yang ingat aku..
Setiap saat aku akan telepon pasanganku..
Kalau inget aku akan telepon ibu..
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku..
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibu..
Saat gajian kami makan enak di restoran mewah..
Saat ada sisa makanan aku ingat ibu..
Saat berdebat aku tak pernah mengakui ibu tapi pasangankulah yang seakan paling benar walau 20 tahun ibu membesarkan dengan caranya.

☑ Seandainya ibu berkata :
"Kalau kau sudah habis belajar dan bekerja... bolehkah kau kirim uang untuk ibu?
Ibu tidak minta banyak... Lima puluh ribu sebulan pun cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya.....
Tapi kalau ibu sudah tiada....
Ibu aku RINDU..... AKUR IIINDDUU... SANGAT RIINNDDUU....

Berapa banyak orang yang sanggup menyuapi ibunya....
Berapa Banyak Orang yang sanggup mengelap (ma'af) muntah ibunya....
Berapa banyak Orang yang sanggup mengganti lampin ibunya.....
berapa banyak Orang yang sanggup membersihkan najis ibunya....
Berapa banyak yang sanggup membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya....
Berapa banyak Orang yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya....
Dan yang Terakhir sekali berapa banyak Orang yang sembahyangin JENAZAH ibunya......?

Wahai Sahabatku....
Sebadung , Senakal, Sesibuk Apapun Kita di Dunia ini, Sepatutnya Kita Harus dan Wajib !! Meluangkan Waktu untuk Seseorang yang Telah Melahirkan Kita Ke Dunia ini, Yaitu “IBU“.

Semoga Bermanfaat .. :)